Sidoarjo – Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan menyelimuti Laboratorium IPA SMP Negeri 2 Buduran pada Jumat (19/6/2026). Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama keluarga besar SMPN 2 Buduran menggelar Penarikan Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Tahun 2026, sebagai penutup rangkaian praktik lapangan yang telah dijalani para mahasiswa di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan UNESA, Ibu Maya Mustika Sari, S.Sos., M.IP., Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., para wakil kepala sekolah, guru pamong, serta seluruh mahasiswa PLP UNESA Tahun 2026. Acara berlangsung sederhana namun sarat makna sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mempersiapkan calon pendidik masa depan.
Mahasiswa PLP yang berasal dari berbagai program studi, yakni Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Pendidikan PPKn, Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, serta Pendidikan Sendratasik, telah menjalani proses pembelajaran langsung di sekolah. Selama pelaksanaan PLP, mereka tidak hanya mengamati aktivitas pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi guru profesional.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana PLP UNESA Tahun 2026, Muhammad Mahmuddin, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan belajar yang diberikan SMP Negeri 2 Buduran. Menurutnya, kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan menjadi pengalaman berharga yang tidak dapat diperoleh hanya melalui perkuliahan di kampus.
Melalui kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan ini, kami memperoleh banyak pengalaman yang sangat berharga dan bermakna. Kami belajar memahami kehidupan sekolah secara nyata, mulai dari proses pembelajaran, budaya kerja guru, hingga karakter peserta didik. Atas nama mahasiswa PLP UNESA Tahun 2026, kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan serta memohon maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekhilafan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UNESA, Ibu Maya Mustika Sari, S.Sos., M.IP., memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMP Negeri 2 Buduran yang telah menerima mahasiswa PLP dengan penuh keterbukaan. Ia menegaskan bahwa PLP merupakan tahapan penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik.
Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung di sekolah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami iklim pendidikan, budaya kerja guru, tata kelola sekolah, hingga implementasi kurikulum dalam pembelajaran sehari-hari.
“Pengenalan Lingkungan Persekolahan menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk belajar memahami dunia pendidikan secara nyata. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga mulai mengimplementasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan sebagai bekal menjadi guru profesional. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan PLP,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang telah terjalin antara UNESA dan SMP Negeri 2 Buduran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa PLP tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan energi positif bagi lingkungan sekolah.
Ia berharap pengalaman selama PLP menjadi bekal berharga dalam membangun karakter sebagai pendidik yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin selama pelaksanaan PLP UNESA Tahun 2026. Semoga pengalaman yang diperoleh di SMP Negeri 2 Buduran dapat menjadi bekal untuk memahami kurikulum, mengembangkan kompetensi mengajar, serta membentuk pribadi guru yang tidak hanya mampu mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik, membimbing, dan menjadi teladan bagi peserta didik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Momen penarikan ini menjadi ajang refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilalui sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara dunia perguruan tinggi dan sekolah. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dilanjutkan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kenang-kenangan atas perjalanan PLP Tahun 2026.
Melalui kegiatan penarikan ini, kolaborasi antara Universitas Negeri Surabaya dan SMP Negeri 2 Buduran kembali menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak calon pendidik yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan. Pengalaman nyata yang diperoleh mahasiswa selama PLP diharapkan menjadi fondasi kuat dalam melahirkan guru-guru masa depan yang inspiratif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
