Buduran, 9 Agustus 2025 — Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh pihak menjelang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Negeri 2 Buduran menggelar kegiatan Sosialisasi ANBK pada Sabtu, 9 Agustus 2025 bertempat di Laboratorium IPA sekolah.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 09.00 WIB dengan peserta sebanyak 50 orang tua/wali murid peserta ANBK, dan dilanjutkan sesi kedua pukul 11.30 WIB yang diikuti oleh murid.
Dasar Hukum Pelaksanaan ANBK
Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada:
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional.
- Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 19/H/KP/2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Asesmen Nasional.
Asesmen Nasional (AN) merupakan bentuk evaluasi sistem pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. AN bertujuan menilai kompetensi siswa, kualitas pembelajaran oleh guru, serta mutu manajemen sekolah secara keseluruhan.
Acara dibuka oleh Ibu Septi, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Bu Wenny menyampaikan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan ANBK.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berprestasi,” ujar Bu Wenny.
Beliau juga menjelaskan bahwa program-program pembiasaan di sekolah diselaraskan dengan visi, misi, dan tujuan sekolah yang terinformasikan melalui papan pengumuman, ruang kelas, dan website sekolah. Seluruh pelayanan terdeskripsi dalam semangat sebagai Sekolah Berakhlak dengan moto SANTUN (Siap, Aktif, Nyaman, Tertib, Unggul, dan Normatif).
Sesi ke-2, selanjutnya, Ibu Mamik Nur Farida, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama, menyampaikan paparan teknis pelaksanaan ANBK kepada murid, mencakup:
- Pemilihan peserta didik yang dilakukan secara acak (random sampling) oleh Kementerian, maksimal 45 siswa dan 5 cadangan untuk tingkat SMP.
- Simulasi ANBK sebagai upaya membiasakan siswa dengan format dan prosedur ujian.
- Persiapan fasilitas, seperti komputer dan jaringan internet.
- Pelatihan guru dan staf dalam memahami proses ANBK dan pengoperasian perangkat.
- Jadwal pelaksanaan ANBK dilakukan secara daring, dengan siswa mengerjakan pada sesi tertentu di bawah pengawasan, sedangkan guru dan kepala sekolah mengikuti survei mandiri dalam periode waktu yang ditentukan.
Dalam sesi tanya jawab, para orang tua antusias berdiskusi tentang peran mereka dalam mendukung keberhasilan anak. Sekolah pun mengajak orang tua untuk:
- Memotivasi anak belajar secara rutin.
- Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman di rumah.
- Mendampingi anak dalam mengikuti simulasi dan pelaksanaan ANBK.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Negeri 2 Buduran dalam melibatkan seluruh unsur komunitas sekolah untuk mewujudkan evaluasi pendidikan yang berkualitas dan berdaya guna.
“Asesmen Nasional bukan hanya ujian bagi siswa, tapi cerminan kualitas sistem pendidikan kita. Kolaborasi yang kuat adalah kunci suksesnya.”

Ibu Wenny menyampaikan Penguatan dan Motivasi Kolaborasi Menyukseskan ANBK

Foto Para Orang Tua/Wali Murid Peserta ANBK Menyimak Informasi



