Dharma Wanita Persatuan SMPN 2 Buduran Berbagi Kebahagiaan

Buduran — Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti Masjid An-Nur SMP Negeri 2 Buduran pada Sabtu (7/3/2026). Dalam semangat berbagi dan kepedulian sosial, Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMP Negeri 2 Buduran menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Sebanyak 120 anak menerima santunan yang dihimpun dari partisipasi warga sekolah, mulai dari guru, karyawan, orang tua, hingga murid.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian keluarga besar SMP Negeri 2 Buduran terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Acara diawali dengan doa bersama agar kegiatan yang dilaksanakan membawa keberkahan bagi semua pihak. Suasana menjadi semakin khidmat ketika para hadirin bersama-sama berdoa, berharap agar santunan yang diberikan dapat menjadi berkah dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yang menerimanya.

Dalam sambutannya, Pembina DWP SMP Negeri 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kegiatan sosial biasa.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata dari upaya sekolah dalam membangun karakter siswa untuk menumbuhkan nilai solidaritas, empati, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Melalui berbagi, kita belajar bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan kita memberi manfaat bagi orang lain,” tutur beliau.

Lebih lanjut, beliau juga memberikan pesan penuh semangat kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan penuh kehangatan, beliau mengajak mereka untuk tetap optimis dalam menatap masa depan.

“Khusus untuk anak-anakku, tetaplah bersemangat dalam belajar dan jangan pernah merasa sendiri. Kalian adalah bagian penting dari keluarga besar sekolah ini. Semoga santunan yang diberikan hari ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan pendidikan kalian,” ungkapnya dengan penuh harap.

Momen santunan pun menjadi bagian yang paling dinantikan. Satu per satu anak yatim dan dhuafa menerima bantuan yang diberikan oleh Pembina, pengurus Dharma Wanita Persatuan, serta perwakilan guru. Senyum bahagia tampak menghiasi wajah para penerima santunan, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan ini juga menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam lingkungan sekolah. Dana santunan yang terkumpul berasal dari kontribusi berbagai pihak, mulai dari guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga para siswa yang turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi.

Di akhir sambutannya, Pembina juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, orang tua siswa, dan seluruh panitia Dharma Wanita Persatuan Spenduran yang telah menyisihkan rezekinya serta tenaganya untuk menyukseskan acara ini. Semoga amal kebaikan Bapak/Ibu semua dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ujarnya.

Kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan terus ditanamkan dan dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin erat, keluarga besar SMP Negeri 2 Buduran berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sebagai wujud komitmen sekolah dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang peduli terhadap sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *