Site Visit Monitoring Peace Corps Menjadi Momentum Refleksi dan Penguatan Kemitraan di SMP Negeri 2 Buduran

Buduran, 10 Juli 2026 – Semangat membangun pendidikan yang berkualitas melalui kolaborasi internasional kembali terpancar di SMP Negeri 2 Buduran. Sekolah yang terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran inovatif ini menerima Site Visit Monitoring terakhir dari tim Peace Corps sebagai bagian dari evaluasi akhir program pendampingan relawan asal Amerika Serikat, Ms. Michelle Le, yang telah berkolaborasi bersama guru Bahasa Inggris dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Ruang Kepala Sekolah berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Wahyu Rahmawati, S.Kom., M.Pd., tim staf Peace Corps, yaitu Ananda Roman, serta guru-guru Bahasa Inggris, Devi Kusetyowati, S.Pd., Ika Aji Sasmito, S.Pd., dan Dianita Rahma Laili, S.Pd. Kehadiran seluruh peserta menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan kemitraan pendidikan yang telah terjalin dengan baik.

Foto Diskusi Perwakilan Peace Corps Bapan Ananda Roman (kanan) dan Tim Sekolah

Agenda utama berupa diskusi evaluasi kerja sama menjadi ruang refleksi yang produktif bagi seluruh peserta. Berbagai pengalaman selama pelaksanaan program dibahas secara terbuka, mulai dari proses kolaborasi pembelajaran di kelas, pendampingan guru, hingga dampak positif yang dirasakan oleh murid. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan saling bertukar ide, pengalaman, dan praktik baik yang telah diterapkan selama Ms. Michelle menjalankan tugas sebagai relawan Peace Corps di SMP Negeri 2 Buduran.

Kegiatan monitoring ini juga menjadi implementasi nyata dari konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang saat ini menjadi arah transformasi pendidikan di Indonesia. Dalam pendekatan ini, pembelajaran tidak lagi dipandang sebagai aktivitas yang hanya berpusat pada guru, melainkan melibatkan berbagai pihak sebagai mitra belajar. Kehadiran praktisi, profesional, maupun relawan internasional menjadi bagian penting dalam memperkaya pengalaman belajar murid sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, autentik, dan bermakna.

Foto Diskusi Perwakilan Peace Corps Bapan Ananda Roman (kanan) dan Tim Sekolah

Selama masa pengabdian, Ms. Michelle Le menghadirkan suasana belajar Bahasa Inggris yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Murid tidak hanya belajar tata bahasa dan kosakata, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan penutur asing, mengenal budaya internasional, serta mengembangkan rasa percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global. Di sisi lain, para guru memperoleh pengalaman berharga melalui co-teaching, berbagi strategi pembelajaran, serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan berpusat pada murid.

Dalam sesi evaluasi, tim Peace Corps menyampaikan berbagai masukan dan rekomendasi yang konstruktif. Diskusi tidak hanya membahas keberhasilan program, tetapi juga peluang pengembangan di masa mendatang. Beberapa poin penting yang menjadi perhatian antara lain penguatan kolaborasi antara guru dan relawan di dalam kelas, peningkatan komunikasi dalam perencanaan pembelajaran, serta penguatan manajemen sekolah dalam mendukung implementasi program kemitraan internasional agar semakin optimal dan berkelanjutan.

Foto Pak Aji (Guru Mitra Bahasa Inggris SMPN 2 Buduran dan Pak Ananda Roman

Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Peace Corps atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Menurut beliau, kolaborasi ini memberikan dampak positif yang sangat besar, tidak hanya terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Inggris murid, tetapi juga terhadap tumbuhnya budaya belajar yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global. Program ini menjadi bukti bahwa kemitraan yang dibangun atas dasar saling percaya dan saling belajar mampu menghasilkan perubahan yang nyata bagi kualitas pendidikan.

Lebih dari sekadar kunjungan monitoring, kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan kolaborasi yang telah dilalui sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan yang semakin berkualitas. Nilai-nilai kolaborasi, komunikasi, kreativitas, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap keberagaman budaya menjadi bekal penting bagi murid dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Melalui kemitraan bersama Peace Corps, SMP Negeri 2 Buduran semakin meneguhkan posisinya sebagai sekolah yang adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap inovasi, dan konsisten menghadirkan Pembelajaran Mendalam yang memberikan pengalaman belajar autentik bagi seluruh warga sekolah. Semangat kolaborasi lintas negara ini diharapkan terus menginspirasi lahirnya generasi Spenduran BERGEMA (Berprestasi, Energik, Mandiri, dan Berkarya) yang berkarakter, berwawasan global, serta siap menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *