Sehat Bersama, Belajar Bersama: Kelas 8 SMP Negeri 2 Buduran Belajar Kontekstual di Yogyakarta

Screenshot

Murid kelas 8 SMP Negeri 2 Buduran mengikuti kegiatan kokurikuler bertema “Sehat Bersama, Belajar Bersama” di Yogyakarta pada 2–3 Desember 2025 sebagai bagian dari proyek Bangunlah Jiwa dan Raga. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran hidup sehat, kemampuan kolaborasi, serta keterampilan komunikasi melalui pembelajaran kontekstual di luar kelas.

Selama dua hari kegiatan, murid melakukan observasi, diskusi kelompok, dan refleksi diri di berbagai destinasi edukatif, antara lain Candi Prambanan, Tebing Breksi, Museum Sonobudoyo, kawasan Malioboro, Kampung Batik Giriloyo, serta Lava Tour Merapi. Setiap lokasi menjadi sumber belajar yang memperkaya pengalaman dalam memahami kesehatan fisik dan mental, kerja sama, serta komunikasi.

Murid kelas 8 SMP Negeri 2 Buduran mengikuti praktik membatik bersama pengrajin lokal di Kampung Batik Giriloyo sebagai bagian dari pembelajaran kokurikuler berbasis budaya.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah praktik membatik di Kampung Batik Giriloyo, murid berkesempatan mencoba langsung proses membatik secara tradisional. Kegiatan ini melatih ketekunan, kerja sama, serta komunikasi antara murid dan pengrajin batik setempat, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal.

Dimensi kesehatan diterapkan melalui pembiasaan menjaga kebugaran selama kegiatan lapangan, mengenali kebutuhan nutrisi, serta mengelola emosi melalui refleksi diri. Murid juga dilatih untuk bertanggung jawab terhadap kondisi tubuh masing-masing selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Kegiatan ini membuat saya lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan, terutama saat aktivitas padat dan banyak berjalan,” ujar Kanaya, peserta kegiatan.

Dimensi kolaborasi tampak dari kerja kelompok yang dilakukan saat mengamati lingkungan, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyiapkan laporan dan karya proyek. Sementara itu, kemampuan komunikasi dikembangkan melalui diskusi, tanya jawab, presentasi, serta pembuatan media pembelajaran seperti poster, infografis, dan video proyek.

Kegiatan kokurikuler ini ditutup dengan Gelar Karya Akhir Semester, yang menampilkan berbagai produk hasil pembelajaran, seperti poster Isi Piringku, peta emosi, papan informasi gula, flip book gerakan senam, galeri before dan afterproses pembelajaran proyek, serta tanaman obat keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai hidup sehat, kolaborasi, dan komunikasi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(Gardena)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *