Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berkepribadian unggul, SMP Negeri 2 Buduran, Sidoarjo, melaksanakan program pembiasaan Sholat Dhuha berjamaah secara terjadwal dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi budaya sekolah yang berorientasi pada penguatan nilai spiritual, karakter, dan kebiasaan positif siswa.
Pelaksanaan Sholat Dhuha dilakukan secara rutin dengan dua skema utama. Pada hari Senin, kegiatan ini terintegrasi dalam program Narasi (Nasionalis, Literasi, dan Imtak) bagi jenjang kelas yang telah terjadwal penguatan Iman dan Takwa. Melalui Narasi, siswa tidak hanya diajak meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menumbuhkan semangat kebangsaan serta budaya literasi sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Sholat Dhuha menjadi fondasi spiritual yang menguatkan aktivitas belajar siswa sepanjang hari.
Sementara itu, pada hari Jumat, Sholat Dhuha dilaksanakan dalam rangkaian program Berres (Beriman, Resik, dan Sehat). Program ini menekankan pembiasaan hidup beriman yang selaras dengan kebersihan dan kesehatan jasmani maupun rohani. Melalui Sholat Dhuha, siswa diajak memulai hari dengan ibadah, membersihkan hati, serta membangun kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara spiritualitas dan kesehatan diri. Siswa terjadwal bergantian setiap jenjang.

Kegiatan Sholat Dhuha dilaksanakan secara berjamaah di Masjid An Nur SMPN 2 Buduran. Pelaksanaan berjamaah dipimpin oleh imam dari guru yang telah terjadwal dan didampingi oleh wali kelas masing-masing. Kehadiran guru dan wali kelas tidak hanya berfungsi sebagai pendamping, tetapi juga sebagai teladan nyata bagi siswa dalam menjalankan ibadah dengan tertib, khusyuk, dan penuh kesadaran.
Program ini sejalan dengan misi sekolah, yaitu Berimtak, Berprestasi, Berbudaya IPTEK, dan Peduli Lingkungan. Pembiasaan Sholat Dhuha diharapkan mampu menanamkan nilai keimanan yang kuat sehingga menjadi landasan bagi siswa dalam meraih prestasi akademik maupun nonakademik. Selain itu, karakter disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian sosial juga tumbuh melalui kebiasaan beribadah secara kolektif.
Sholat Dhuha sebagai program pembiasaan bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pembentukan karakter yang membutuhkan komitmen dan konsistensi dari seluruh warga sekolah. Dukungan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta kesadaran siswa menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan pelaksanaan yang konsisten, manfaat Sholat Dhuha akan dirasakan secara nyata, baik dalam peningkatan spiritualitas, sikap positif, maupun budaya sekolah yang religius dan harmonis.
Melalui program Sholat Dhuha berjamaah, SMPN 2 Buduran terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam iman, karakter, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan sekitar.
