
Sidoarjo – Kemeriahan Gelar Aksi dan Karya Pembelajaran Kokurikuler SMP Negeri 2 Buduran Tahun Ajaran 2025/2026 tidak hanya terpancar dari serunya penampilan di atas panggung (25/5/2026). Di balik setiap tarian, pertunjukan, dan karya yang ditampilkan, tersimpan kisah perjuangan, kerja keras, serta semangat berkarya para murid yang terlibat.
Salah satu cerita inspiratif datang dari Kanaya Sofia Az-Zahra, siswi kelas VIII E yang turut ambil bagian sebagai pengisi acara dalam kegiatan bertema “SPENDURAN BERGEMA (Berprestasi, Energik, Mandiri, dan Berkarya)”.

Bagi Kanaya, kesempatan tampil dalam ajang ini menjadi pengalaman berharga yang tak terlupakan.
Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan yang mempertemukan kolaborasi lintas kelas sekaligus projek mini bersama mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Melalui proses tersebut, Kanaya belajar banyak hal, mulai dari pentingnya kerja sama, kreativitas, hingga keberanian untuk tampil di hadapan banyak orang.
Namun, perjalanan menuju hari pementasan tidak selalu berjalan mulus. Kanaya harus menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara latihan penampilan dan penyelesaian projek mini mahasiswa PLP. Jadwal yang padat sering kali membuatnya merasa lelah, bahkan harus menghafal berbagai gerakan sambil tetap menyelesaikan tanggung jawab akademik.
“Awalnya cukup sulit karena jadwal latihan sering bertabrakan. Tetapi saya berusaha mengatur waktu dengan baik dan mendahulukan tanggung jawab yang harus diselesaikan,” tuturnya.
Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Penampilan yang dipersiapkan dengan penuh dedikasi berhasil memukau para tamu undangan dan mendapat apresiasi yang hangat. Pengalaman tersebut semakin menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat untuk terus berkarya dan berprestasi.
Apresiasi juga datang dari Ketua Komite SMP Negeri 2 Buduran, M. Ismail, S.Pd.I., bersama Sekretaris Komite, Hermy Dyah Hastuti, M.Pd. Keduanya menyampaikan rasa bangga atas kreativitas, keberanian, dan penampilan luar biasa yang ditunjukkan para murid selama kegiatan berlangsung.
“Semoga kegiatan ini terus diadakan, semakin meriah, dan semakin menginspirasi,” harap Kanaya. Harapan itu sejalan dengan semangat Gelar Aksi dan Karya sebagai ruang bagi murid untuk menampilkan potensi terbaik, menumbuhkan karakter positif, serta melahirkan karya-karya yang membanggakan.
