Buduran, 11 September 2025 – Pagi itu halaman SMP Negeri 2 Buduran dipenuhi oleh 775 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX yang duduk rapi. Semangat mereka menyatu dalam satu tujuan: meningkatkan iman, takwa, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Generasi Berakhlak Mulia dengan Meneladani Rasulullah SAW” dengan menghadirkan narasumber Ustadz Abdul Rauf, M.Pd.I. Para pendidik dan tenaga kependidikan turut mendampingi, memberikan dukungan penuh untuk terselenggaranya acara besar ini.

MC oleh peserta didik SMP Negeri 2 Buduran
Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan persiapan di lapangan. Rangkaian kegiatan berjalan khidmat sesuai rundown yang telah disusun:

Pembukaan dan Tilawah Qur’an
Setelah pra acara, kegiatan resmi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta saritilawah yang menggema syahdu, membuat suasana pagi semakin teduh.

Kepala SMP Negeri 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan penuh makna. Beliau mengajak seluruh siswa untuk membiasakan perilaku 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun dan Silaturahmi) sebagai wujud nyata meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Gemuruh suara salawat bergema serempak, menghadirkan suasana haru sekaligus bahagia. Puncak acara dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Rauf, M.Pd.I. Beliau menekankan bahwa Rasulullah SAW adalah kekasih Allah, teladan utama, dan idola sepanjang masa. Hikmah peringatan Maulid Nabi 2025, menurut beliau, adalah menumbuhkan cinta kepada Rasulullah, memperkuat iman melalui amal nyata, memperbaiki akhlak, serta menjadikan ajaran Nabi sebagai pedoman hidup di era modern.

Foto Ustadz Abdul Rauf, M.Pd.I sedang Beri Tauziah
Ceramah diakhiri dengan doa bersama, menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan seluruh peserta.

Selepas acara inti, para siswa diarahkan untuk meresume isi ceramah di dalam kelas sebagai bentuk penguatan materi. Kemudian, kebersamaan semakin terasa saat mereka menikmati hidangan di kelas masing-masing. Acara ditutup dengan melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah, menegaskan pentingnya ibadah sebagai fondasi pembentukan generasi berakhlak mulia.
Bagi siswa muslim, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat iman dan takwa. Adapun bagi siswa non-muslim, sekolah memberikan pendampingan khusus sehingga semua murid tetap mendapat nilai spiritual sesuai keyakinannya.
Pesan utama kegiatan ini adalah bahwa membangun generasi berakhlak mulia harus dimulai dengan meneladani Rasulullah SAW, bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam sikap sehari-hari: disiplin, hormat kepada guru, sopan santun kepada teman, serta menjaga persaudaraan.
Dengan penuh rasa syukur, kegiatan Peningkatan Iman dan Takwa di SMPN 2 Buduran bukan hanya seremonial, tetapi juga refleksi bersama untuk menanamkan nilai akhlak mulia dalam kehidupan peserta didik. Dari halaman sekolah yang sederhana, semoga lahir generasi cerdas, beriman, dan berkarakter mulia, yang siap membawa cahaya kebaikan di masa depan.
