SMPN 2 Buduran menggelar kegiatan Penyegaran Komite Sekolah pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Acara dihadiri oleh Ketua Komite SMPN 2 Buduran, Bapak M. Ismail, S.Pd.I., tokoh masyarakat, orang tua/wali murid, serta pakar pendidikan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di SMPN 2 Buduran. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, hangat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kepala SMPN 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus Komite Sekolah masa bakti 2021–2026 atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama ini. Menurut beliau, peran komite sangat strategis sebagai mitra sekolah dalam mendukung program-program pendidikan dan pengembangan sekolah.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula visi Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo yang selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional, serta visi SMPN 2 Buduran, yaitu Berimtak, Berprestasi, Berbudaya IPTEK, dan Peduli Lingkungan. Visi ini menjadi landasan bersama dalam merancang dan melaksanakan program sekolah ke depan, sekaligus sebagai pedoman bagi komite dalam menjalankan peran dan fungsinya.
Agenda utama kegiatan adalah penyegaran dan pembaharuan Pengurus Komite Sekolah masa bakti 2026–2030. Proses ini dilakukan secara musyawarah dan penuh semangat kebersamaan, dengan harapan kepengurusan baru mampu membawa energi segar, gagasan inovatif, serta komitmen kuat dalam mendukung kemajuan sekolah.
Selanjutnya, pihak sekolah memaparkan program-program sekolah yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan. Paparan ini menjadi dasar diskusi dan kolaborasi antara sekolah dan komite. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyampaian usulan program dari orang tua, tokoh masyarakat, dan pakar pendidikan. Berbagai masukan konstruktif disampaikan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan penyegaran komite ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan hubungan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Selain itu, komite diharapkan mampu berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, mewujudkan kebijakan operasional pendidikan yang lebih baik, serta mengawasi dan mendukung pengelolaan sumber daya sekolah agar lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama. Kegiatan ini mengacu pada Permendikbudristek Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, yang menegaskan peran komite sebagai mitra strategis sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
