SURABAYA – 15–16 Oktober 2025.Sebanyak 35 guru SMP Negeri 2 Buduran mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) yang diselenggarakan di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya yang terletak di Jalan Raya Ketajen Nomor 36, Ketajen, Kec. Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan bertema “Peningkatan Kompetensi Pendidik di Era Digital melalui Inovasi Coding” ini merupakan kelanjutan dari PKB tahap pertama yang telah dilaksanakan pada Agustus lalu, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam membangun ekosistem guru yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Acara dibuka pada Selasa, 15 Oktober 2025, dengan suasana hangat dan penuh antusiasme. Bertindak sebagai MC, Johana Widya, S.Pd., memandu jalannya kegiatan dengan energik dan komunikatif.
Seluruh peserta berdiri khidmat menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, menandai dimulainya kegiatan yang sarat semangat kebangsaan dan profesionalisme guru.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Wahyu Rahmawati, S.Kom., mewakili Kepala SMP Negeri 2 Buduran. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kesempatan kolaborasi dengan BPSDMP Kominfo Surabaya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap transformasi digital di dunia pendidikan.
“Kami percaya, guru yang melek teknologi bukan hanya mampu mengajar, tetapi juga mencipta. Melalui coding dan inovasi digital, pembelajaran di Spenduran akan semakin menarik dan relevan dengan zaman,” ujar Ibu Wahyu penuh semangat.
Dilanjutkan sambutan dari Bapak Bagus Winarko, S.Kom., M.T., Ketua BPSDMP Kominfo Surabaya, yang menekankan pentingnya peningkatan literasi digital bagi pendidik.
“Guru adalah agen perubahan digital. Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat kompetensi dan kreativitas dalam menghadapi tantangan pendidikan di era 5.0,” jelasnya.

Pada sesi materi, para peserta mendapatkan paparan komprehensif mengenai transformasi pembelajaran berbasis teknologi informasi, pengenalan logika pemrograman dasar, serta contoh penerapan coding sederhana dalam kegiatan belajar-mengajar.
Narasumber dari BPSDMP mengajak guru mengeksplorasi berbagai platform digital dan memperkenalkan aplikasi yang dapat menunjang pembelajaran interaktif, mulai dari canva, pinterest, google, game pembelajaran dan lain-lain.
Suasana pelatihan terasa hidup. Para guru aktif bertanya dan berbagi pengalaman tentang cara memadukan materi coding dengan kurikulum merdeka.

Kegiatan berlanjut pada Rabu, 16 Oktober 2025, dengan sesi praktik langsung. Guru-guru Spenduran berlatih membuat proyek mini coding, seperti game edukatif sederhana, animasi interaktif, dan simulasi pembelajaran berbasis algoritma logis.
“Ternyata coding itu menyenangkan! Kami jadi tahu bagaimana teknologi bisa membuat pembelajaran lebih bermakna,” ujar salah satu peserta pelatihan.
Kegiatan PKB ini menjadi bukti nyata bahwa SMP Negeri 2 Buduran terus berkomitmen mengembangkan kompetensi guru secara berkelanjutan.
Melalui kemitraan dengan BPSDMP Kominfo Surabaya, sekolah berupaya melahirkan pendidik yang tidak hanya unggul dalam pedagogi, tetapi juga adaptif terhadap inovasi teknologi dan siap menghadapi tantangan era digital.
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Senyum bangga dan semangat baru terpancar dari wajah para guru — tanda bahwa Spenduran siap bertransformasi menjadi Sekolah Digital Cerdas dan Kreatif.



