
Suasana Masjid An Nur SMPN 2 Buduran tampak lebih ramai dari biasanya pada Kamis, 15 Januari 2026. Sejak pagi, para orang tua dan wali murid kelas IX A hingga IX H berdatangan untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SMP dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Kegiatan ini menjadi momen penting dalam menyatukan langkah sekolah dan keluarga demi kesiapan siswa menghadapi tahapan akhir pendidikan di SMP.
Acara dihadiri oleh Ketua Komite SMPN 2 Buduran, Bapak M. Ismail, S.Pd.I., jajaran pimpinan sekolah, wali kelas IX serta para orang tua/wali murid. Dengan penuh kehangatan dan tertib, kegiatan dipandu oleh Ibu Johana Widya Lestari, S.Pd., yang mengarahkan jalannya acara dari awal hingga akhir dengan komunikatif dan sistematis.
Sambutan utama disampaikan oleh Kepala SMPN 2 Buduran, Ibu Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa TKA bukan sekadar ujian akhir, melainkan instrumen strategis untuk memetakan kemampuan akademik siswa. Hasil TKA akan menjadi validator penting bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang SMA, SMK, atau MA favorit, khususnya melalui jalur prestasi. Selain itu untuk seleksi akademik lain, pemetaan mutu, dan perbaikan proses pembelajaran.
Beliau juga menjelaskan bahwa soal-soal TKA dirancang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), sehingga menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, sekolah memandang perlu adanya sosialisasi agar orang tua memahami urgensi TKA, jadwal pelaksanaan, serta bentuk dan karakteristik soal yang akan dihadapi siswa.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah memaparkan berbagai agenda pendampingan yang telah disiapkan sekolah. Mulai dari pretest, bimbingan intensif persiapan TKA, tryout, post-test, simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan TKA. Namun, beliau menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan berjalan optimal apabila mendapat dukungan penuh dari orang tua di rumah, terutama dalam memantau waktu belajar dan kondisi psikologis anak.
“Kita perlu menyinergikan langkah. Sekolah dan orang tua harus berjalan beriringan agar anak-anak kita siap secara mental dan akademik, serta mampu meraih hasil terbaik untuk masa depan mereka,” tutur beliau, menutup sambutan dengan doa agar seluruh ikhtiar mendapat rida Allah SWT.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite, Bapak M. Ismail, S.Pd.I. Ia mengajak seluruh orang tua untuk mendukung penuh program TKA yang telah dirancang sekolah. Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan hasil kolaborasi erat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.
Memasuki sesi inti, informasi teknis mengenai TKA dan ASAJ disampaikan oleh Ibu Devi Kusetyowati, S.Pd. Beliau menjelaskan secara rinci tahapan dan agenda pendampingan yang akan dilalui siswa, sehingga orang tua memperoleh gambaran jelas tentang proses persiapan hingga hari pelaksanaan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan konstruktif. Berbagai pertanyaan, masukan, dan klarifikasi disampaikan oleh orang tua, mencerminkan tingginya kepedulian terhadap pendidikan putra-putri mereka. Sosialisasi ini pun menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun kesiapan siswa kelas IX SMPN 2 Buduran menuju jenjang pendidikan berikutnya dengan lebih percaya diri dan terarah.
