Buduran, Kamis, 29 Januari 2026 — Komitmen menghadirkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkarakter kembali terwujud melalui kegiatan Studi Tiru SDN Pagerwojo ke SMP Negeri 2 Buduran. Kegiatan ini secara khusus mengangkat tema pengelolaan Kantin Sehat sebagai bagian penting dalam mendukung kesehatan siswa sekaligus penguatan karakter dan budaya sekolah.

Rombongan dari SDN Pagerwojo dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Ana, bersama tim serta Pengelola Koperasi Sekolah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan SMPN 2 Buduran dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi antarsatuan pendidikan. Studi tiru ini menjadi ruang belajar bersama untuk saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan kantin yang aman, bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 2 Buduran, Ibu Wenny, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan SDN Pagerwojo yang menjadikan SMPN 2 Buduran sebagai rujukan. Ia menegaskan bahwa sinergi antarsekolah merupakan kunci penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan peserta didik tumbuh sebagai generasi yang sehat secara fisik, berprestasi secara akademik, serta berkarakter kuat melalui pembiasaan positif di lingkungan sekolah, termasuk melalui pengelolaan kantin sehat.
Sementara itu, Kepala SDN Pagerwojo, Ibu Ana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan langkah strategis dalam rangka persiapan menuju Adiwiyata Nasional. Salah satu fokus pembenahan yang sedang dilakukan adalah pengelolaan kantin sehat yang selaras dengan prinsip kebersihan, kesehatan, keamanan pangan, dan kepedulian lingkungan. Ia berharap, melalui kunjungan ini, SDN Pagerwojo dapat memperoleh inspirasi dan praktik terbaik yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi sekolah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh Ibu Nur Chanifah. Diskusi berlangsung interaktif, membahas sistem pengelolaan kantin, peran koperasi sekolah, pengawasan makanan, hingga strategi melibatkan warga sekolah dalam menjaga kualitas kantin. Berbagai praktik baik bersama Pengurus Koperasi SMPN 2 Buduran. Peserta juga melakukan observasi langsung ke area kantin SMPN 2 Buduran untuk melihat implementasi nyata kantin sehat yang tertata rapi, bersih, dan edukatif.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antarsekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan ramah anak. Kantin sehat tidak hanya menjadi tempat membeli makanan, tetapi juga sarana edukasi karakter, gaya hidup bersih, dan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini.
