Praktik Baik SMP Negeri 2 Buduran Tahun 2025

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi SMP Negeri 2 Buduran dalam menunjukkan praktik baik pengelolaan pendidikan yang holistik, berkelanjutan, dan berpihak pada murid. Berlandaskan moto SANTUN (Siap, Aktif, Nyaman, Tertib, Unggul, Normatif), sekolah secara konsisten mengintegrasikan penguatan karakter, peningkatan mutu akademik, serta kepedulian lingkungan dalam seluruh aktivitas pembelajaran dan budaya sekolah

Salah satu praktik baik yang menonjol adalah keberhasilan sekolah meningkatkan capaian literasi sebesar 2,22 poin dan numerasi sebesar 13,33 poin dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini dicapai melalui penerapan kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), asesmen formatif dan sumatif yang berkelanjutan, serta penguatan budaya literasi dan numerasi di seluruh mata pelajaran

Budaya Sekolah Berkarakter melalui Program Unggulan

SMP Negeri 2 Buduran mengembangkan 14 program pembiasaan unggulan yang menjadi praktik baik dalam pembentukan karakter peserta didik. Program seperti Senin Narasi (Nasionalisme, Literasi, Iman dan Taqwa), Do’a Bersama, Spenduran Mengaji, Jumat Karakter,  Jumat Berres (Beriman, Resik, dan Sehat), Tadarus Pagi, English Day, Sedinten Basa Jawi (SENJA), hingga Sholat Dhuhur berjamaah, Sholat Jumat berjamaah dan Jumat Berkah, Pedal Melingkar, Kerja Bakti, 6S, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pembiasaan tersebut bertujuan untuk membentuk lingkungan sekolah yang religius, disiplin, toleran, dan berbudaya,

Praktik baik lainnya tampak pada berbagai inovasi sekolah, seperti penerapan paperless, penguatan student agency, program apresiasi, penyusunan buku antologi, serta pemanfaatan bunga telang sebagai media pembelajaran kontekstual. Inovasi ini mendorong kreativitas murid sekaligus menanamkan nilai berakhlak dan bertanggung jawab

Sebagai sekolah yang mengusung Adiwiyata, SMP Negeri 2 Buduran melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup (GPBLHS), program satu siswa satu pohon, taman kelas, hingga kegiatan pedal melingkar. Dukungan orang tua/wali murid menjadi praktik kolaboratif yang memperkuat keberhasilan program lingkungan dan Sekolah Ramah Anak (SRA).

Sekolah juga berhasil mengembangkan minat dan bakat siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari akademik hingga non-akademik, serta program internasional Peace Corps yang memperkaya kemampuan bahasa dan wawasan budaya. Berbagai praktik baik yang diraih SMP Negeri 2 Buduran sepanjang tahun 2025 menunjukkan bahwa sinergi antara visi yang jelas, program unggulan yang konsisten, inovasi berkelanjutan, serta dukungan warga sekolah dan orang tua mampu menciptakan sekolah yang berkarakter, berprestasi, dan peduli lingkungan. Praktik ini semoga menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *